SIAK — Jajaran Polres Siak bergerak cepat menangani kasus dugaan pencurian dengan kekerasan (curas) yang terjadi di wilayah Kecamatan Mempura, Kabupaten Siak, Jumat (20/3/2026) malam.
Peristiwa tersebut menimpa seorang pemilik toko ponsel, Parlindungan Hutagaol (53), yang ditemukan dalam kondisi terluka akibat benda tajam di tokonya, Parlin Ponsel, yang berlokasi di Simpang Suak Rengas, Kelurahan Sungai Mempura, sekitar pukul 19.30 WIB.



Kapolres Siak, Sepuh Ade Irsyam Siregar, S.H., S.I.K., M.H. menyampaikan bahwa pihaknya langsung merespons laporan tersebut dengan mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) serta melakukan serangkaian tindakan kepolisian.
“Personel Polsek Siak yang dipimpin oleh Kapolsek Siak AKBP James Sibarani, S.H., M.H. bersama Tim Opsnal Sat Reskrim Polres Siak telah kami turunkan untuk melakukan olah TKP, mengumpulkan keterangan saksi, serta melakukan penyelidikan secara intensif guna mengungkap pelaku,” tegas Kapolres.
Korban pertama kali ditemukan oleh karyawannya dalam kondisi bersimbah darah di dalam toko. Selanjutnya korban segera dilarikan ke RSUD Siak untuk mendapatkan penanganan medis.
Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, korban mengalami luka akibat benda tajam pada bagian kepala dan wajah. Selain itu, pelaku juga diduga membawa kabur uang tunai dari dalam toko dengan perkiraan kerugian mencapai Rp200 juta rupiah.
Kasat Reskrim Polres Siak AKP Tidar Laksono, S.Tr.K., S.I.K. menambahkan bahwa pihaknya telah mengamankan sejumlah barang bukti dari lokasi kejadian serta melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi di sekitar TKP.
“Langkah-langkah penyelidikan terus kami lakukan, termasuk pendalaman terhadap barang bukti dan keterangan saksi. Saat ini tim fokus melakukan pengejaran terhadap pelaku,” jelasnya.
Polres Siak menegaskan komitmennya untuk mengungkap kasus ini secara profesional dan tuntas. Masyarakat juga diimbau untuk tetap waspada serta segera melaporkan kepada pihak kepolisian melalui Call Center Polri 110, apabila mengetahui informasi yang berkaitan dengan kejadian tersebut.
Hingga saat ini, korban masih dalam penanganan medis dan kondisi terus dipantau oleh tim dokter.



















